TUNAS PUITIKA MEDIA TUNAS MUDA MENUJU KREATIF
Showing posts with label NONFIKSI. Show all posts
Showing posts with label NONFIKSI. Show all posts


Para Penakluk Mimpi 
Penulis: Shella Dian Safitri, dkk.
tebal: vi+102 hlm, 14,8 x 21 cm
editor: Amry Rasyadani 
penyunting: Enggar Dhian P.
Harga: Rp 40.000,-
ISBN 978-602-1082-40-9

Kesuksesan dan keberhasilan dapat ditemui di mana pun. Sekilas akan tampak sebagai hal yang biasa. Namun, jika kita mau melihat lebih dalam, kesuksesan hanyalah milik orang-orang yang mau bekerja keras. Berbagai usaha yang dilakukan oleh si sukses tak cukup hanya berupa doa dan taat menjalani rutinitas sehari-hari. Tetesan peluh dan urat tangan yang kencang diperlukan pula untuk menggapai keberhasilan. Hingga pada akhirnya mereka dapat menggapai impian yang tak hanya sekadar mimpi. 

Buku ini menceritakan berbagai kesuksesan yang berhasil diraih oleh para penakluk mimpi. Mereka bukan orang-orang besar. Tak sedikit dari mereka adalah orang-orang kecil yang kerap diremehkan dan berusaha memeluk mimpi di setiap jerih payah mereka. Semoga buku ini dapat menjadi inspirasi dan motivasi yang bermanfaat.



Buku Ajar Bahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi
Penulis: Enggar Dhian Pratamanti, S.S., M.Hum.
Tebal: viii+105 halaman, 14,8 x 21 cm
Tahun: Maret 2016
Harga: Rp 35.000,-
ISBN 978-602-1082-39-3

  
Bahasa Indonesia di perguruan tinggi sungguh berbeda dengan bahasa Indonesia yang ada di sekolah dasar, sekolah menengah pertama, maupun sekolah menengah atas. Bahasa Indonesia yang notabene adalah bahasa resmi Republik Indonesia tentu berperan penting di dunia pendidikan, terlebih di bangku perguruan tinggi yang menjadi ujung tombak pendidikan di Indonesia.


Buku ini memuat materi Mata Kuliah Umum Bahasa Indonesia yang dipelajari oleh mahasiswa di seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Buku ini ditulis dengan penuturan yang sederhana dan dilengkapi dengan berbagai sumber yang mendukung. Dengan demikian, diharapkan dapat menjadi teman belajar yang baik dan bermanfaat bagi para mahasiswa baik saat mengambil Mata Kuliah Umum Bahasa Indonesia, ketika mengerjakan tugas akhir, maupun setelah diwisuda dan terjun ke dunia kerja. Mari, berbahasa Indonesia dengan baik, benar, dan lancar.




Yuk!! Ngampus...
Penulis: Naulfaldy Ridhlo Anggoro, dkk.
Tebal: viii+59 halaman, 14,8 x 21 cm
Tahun terbit: Maret 2016
Editor: Amry Rasyadani
Penyunting: Rini Indah Sulistyowati, S.Pd., M.Pd.
Harga: Rp 40.000,-
ISBN 978-602-1082-38-6

Artikel ini berisi berbagai wacana tentang polemik yang sering kali dihadapi oleh para mahasiswa dalam menentukan jurusan untuk melanjutkan jenjang pendidikan di bangku perguruan tinggi. Terlihat sepele namun tak dapat disepelekan karena penentuan jurusan sama halnya dengan penentuan gerbang penentu kesuksesan.



Penulis: Aminatun, dkk.
Penerbit: Tunas Puitika Publishing
Tebal: viii+187 halaman, 14,8 x 21 cm
Pracetak: Arif
Penyunting: Enggar Dhian
Harga: Rp 50.000,-
ISBN 978-602-1082-36-2

Memang materi bukanlah ukuran mutlak suatu kesuksesan. Kesuksesan lebih bernilai jika diukur dengan keringat dan kerut masai si sukses dalam meraih apa yang ia perjuangkan. Ada banyak bentuk buah kesuksesan yang berhasil diraih setelah melewati jalan terjal yang penuh kelokan. Kekayaan finansial, kebanggaan, dan ketenaran adalah hasil kesuksesan yang didambakan setiap orang. Namun, kerendahhatian si sukses seakan melengkapi kesempurnaan buah keberhasilan yang diraih.




Penulis: Hana Fajaryanti, dkk.
Penerbit: Tunas Puitika Publishing
Tahun: 2016
Tebal: viii+191 halaman, 14,8 x 21 cm
Editor: Ratih Fajarwati
Penyunting: Enggar Dhian
Harga: Rp 50.000,-
ISBN 978-602-1082-37-9

Kesuksesan bukan mimpi yang abstrak. Bukan pula mukjizat yang tiba-tiba muncul. Kesuksesan harus diperjuangkan agar dapat diraih. Siapa pun yang mau bekerja keras, ulet, optimis, dan pantang menyerahlah pemenangnya. Tak jarang orang meremehkan kemampuan dan nasib orang lain yang terlihat lemah akan tetapi tanpa disangka si lemah justru meraih kesuksesan melebihi yang lain. Hal itu terjadi tidak lain karena perjuangan dan keyakinan yang kuat.





Panduan Penggunaan Boneka Tangan
Sebagai Media Penanaman Karakter
dalam Kegiatan Bercerita Siswa Sekolah Dasar
Penulis:
Joko Sulianto, S.Pd., M.Pd.
Fajar Cahyadi, S.Pd., M.Pd.
Fitri Yulianti, S.Pd., M.Pd.
Mei Fita Asri Untari, S.Pd., M.Pd.
Penerbit: Tunas Puitika Publishing
Tebal: vi+183 halaman, 15,5 x 23 cm
Harga: Rp 70.000,-
ISBN 978-602-1082-31-7

Buku Panduan ini berisi kumpulan cerita anak yang dilengkapi dengan skenario bercerita melibatkan interaksi guru dan siswa menggunakan boneka tangan dalam pembelajaran di kelas. Penggunaan boneka tangan bertujuan agar siswa dapat tertarik untuk menyimak cerita, memahami cerita, menerapkan amanat, dan meneladani perilaku tokoh dalam bertindak dan berperilaku dalam kehidupan nyata.
Adapun media boneka yang dimaksud adalah boneka dijadikan sebagai media atau alat bantu yang digunakan guru dalam kegiatan pembelajaran. Jenis boneka yang digunakan adalah boneka tangan yang terbuat dari potongan kain. Jadi pengertian media boneka tangan adalah boneka dijadikan sebagai media atau alat bantu yang digunakan guru dalam kegiatan pembelajaran, yang ukurannya lebih besar dari boneka jari dan bisa dimasuki tangan.
Buku ini merupakan hasil pengembangan dari sebuah penelitian yang mengembangkan media boneka tangan dalam kegiatan bercerita untuk menanamkan budi pekerti pada siswa SD serta menganalisis keberterimaan media boneka tangan dalam kegiatan bercerita untuk menanamkan budi pekerti pada siswa SD berdasarkan uji coba lapangan.



Trunajaya Pahlawan Nusantara
Penulis: Drs. Kismanto
Tebal: vi+58 halaman, 14,8 x 21 cm
Penerbit: Tunas Puitika
Pracetak: Arif & Enggar
Desain cover: Arif & Enggar
Harga: Rp 30.000,-
ISBN 978-602-1082-27-0



Buku ini mengisahkan kepahlawanan Trunajaya dalam perjuangannya melawan Kompeni Belanda pada abad ke-16. Melukiskan patriotisme anak bangsa, ia gagah berani melawan dan menegakkan kebenaran tanpa kompromi. Selain itu dalam buku ini juga mengisahkan kezaliman dan kebengisan raja. Raja yang juga telah menggadaikan bangsanya kepada penjajah.


Jalan Berdarah Menuju Tokyo; Neraka di Iwo Jima
Penulis: Drs. Kismanto
Tahun terbit: Desember 2015
Penerbit: Tunas Puitika Publishing
Tebal: vi+120 halaman, 14,8 x 21 cm
Pracetak: Arif & Enggar
Desain cover: Arif & Enggar
Harga: Rp 35.000,-
ISBN 978-602-1082-28-7

***** 
Perang merupakan jalan terakhir antara dua kubu yang saling bertentangan. Tidak ada satu pun perang di dunia ini yang menghasilkan kebahagiaan. Perang justru menciptakan penderitaan begitu pula yang dialami baik oleh tentara Jepang maupun Amerika.

Manusia seringkali menciptakan perang yang kebanyakan bermotif balas dendam. Dikobarkannya perang seakan menjadi sebuah kebutuhan manusia demi kesombongan, hegemoni, dan kejayaan.

Lautan sudah tidak teduh lagi setelah Jepang membokong Pearl Harbour, pangkalan armada Amerika Serikat terbesar yang berada di kawasan Pasifik. Aksi pembokongan tersebut membuat Amerika merasa terhina maka dalam rapat kongres Presiden Franklin Delano Roosevelt meminta persetujuan peserta kongres untuk menyatakan perang terhadap Kekaisaran Jepang. Dalam Konggres tersebut menghasilkan suara bulat untuk mengabulkan permintaan Presiden Roosevelt yaitu mendukung penuh bahwa Amerika Serikat menyatakan perang terhadap Kekaisaran Jepang. Perang yang memakan banyak nyawa pun dimulai.


Selamat membaca.





Judul: Bisnis Ala Mahasiswa
Penulis: Wahyuningsih Solehati, dkk.
Tahun terbit: September 2015
Penerbit: Tunas Puitika Publishing
Tebal: viii+67 halaman, 14,8 x 21 cm
Editor: Enggar Dhipra
Layout: Moh. Arif
Desain cover: Moh. Arif
Harga: Rp 45.000,-
ISBN 978-602-1082-24-9



Tugas utama mahasiswa adalah belajar. Sedapat mungkin mahasiswa seharusnya mengoptimalkan kemampuannya untuk mencapai prestasi. Guna mencapai mencapai prestasi tersebut, tak hanya dapat mengandalkan otak untuk berpikir, kemampuan untuk berprestasi, dan waktu luang untuk belajar. Namun, juga perlu didukung oleh fasilitas dan sarana yang memadai.

Kadang mahasiswa mengeluh tentang uang saku yang dikirim orang tua pas-pasan sehingga tak mencukupi kebutuhan kuliah. Alih-alih untuk membeli buku dan sarana penunjang, untuk makan saja susah. Berlatar belakang hal ini, maka tak jarang mahasiswa memutar otaknya untuk menghasilkan uang. Caranya adalah membuka bisnis kecil-kecilan yang bisa disambi kuliah. 

Tak jarang mahasiswa yang sukses berbisnis tak hanya menghasilkan kocek untuk uang saku saja namun bahkan dapat mengembangkannya hingga menjadi usaha utama yang bisa menjadi penopang hidup.





Judul: Eksotika Semarang; Sisi Lain Kota Atlas
Penulis: Ridwan Wicaksono, dkk.
Tahun terbit: September 2015
Penerbit: Tunas Puitika Publishing
Tebal: x+221 halaman, 14,8 x 21 cm
Editor: Enggar Dhipra
Layout: Moh. Arif
Desain cover: Moh. Arif 
Harga: Rp 45.000,-
ISBN 978-602-1082-23-2


Di balik Kota Semarang yang kita kenal saat ini tersimpan ratusan kisah yang mempesona. Berbagai macam kisah tersebut sangat menarik jika kita gali dari berbagai sudut baik dari segi asal-muasal Kota Semarang, letak geografis dan tipografi alam, tradisi dan budaya masyarakat, karakteristik pergaulan dan pola tingkah laku, hingga beragam tempat dan kuliner yang masih dapat kita temui hingga sekarang.

Berbagai hal tersebut memiliki cerita tersendiri yang unik dan berbeda dengan kota lain. Sebagai ibu kota provinsi Jawa Tengah, Semarang memiliki ciri khas dan peranan yang penting di Indonesia. Di balik hal yang tampak, banyak pula keunikan yang tersembunyi. Keberadaan tempat-tempat mempesona yang masih belum diketahui banyak orang maupun pusat-pusat pariwisata yang baru saja muncul dan berkembang layak dilestarikan.




Judul: Kuliah Vs Kerja
Penulis: Rinti Eka Diana, dkk.
Tahun terbit: September 2015
Penerbit: Tunas Puitika Publishing
Tebal: viii+147 halaman, 14,8 x 21 cm
Editor: Enggar Dhipra
Layout: Moh. Arif
Desain cover: Moh. Arif 
Harga: Rp 45.000,-
ISBN 978-602-1082-22-5


Kuliah dan bekerja adalah dua hal yang sama penting. Setiap orang mendambakan pendidikan yang tinggi dan pekerjaan yang layak. Sebagian besar orang memilih menempuh pendidikan setinggi-tingginya untuk mendapatkan pekerjaan yang selayak-layaknya. Namun, apakah kuliah selalu menjamin pekerjaan yang layak? Sebaliknya, apakah dapat meraih pekerjaan yang didamba jika seseorang tak mengenyam bangku kuliah? Begitu pula, apakah lulusan bangku kuliah akan dilirik oleh perusahaan tanpa pengalaman kerja? 
Di sisi lain, bagi beberapa orang, muncul pertanyaan apakah kuliah tak memerlukan biaya? Apakah harus bekerja agar mendapat biaya untuk kuliah? Lantas, mana yang lebih penting dan harus dijalani lebih dulu, kuliah atau kerja?



Judul: PANORAMA SASTRA DAN BUDAYA: Kumpulan Kritik, Esai, dan Apresiasi Sastra 
Penulis: Uman Rejo, S.S., M.Hum.
Tahun terbit: 2015
Penerbit: Tunas Puitika Publishing
Tebal: vi+241 halaman; 14,8 x 21 cm
Pracetak: Enggar & Arif
Desain Cover: Arif 
Harga: Rp 50.000,-
ISBN: 978-602-1082-12-6

***** 

Sastra yang sepanjang sejarahnya selalu erat hubungannya dengan media komunikasi dan informasi mendapat tantangan baru yang dihadapi baik dalam masalah penyampaian atau penyajiannya maupun dalam masalah kreatifitas para pelakunya. Perubahan bentuk dan konsepsi artistik karya-karya seni selalu berdampingan dengan pencapaian teknologi pada zamannya.


Sebelum berkembang media menulis, sastra dilakukan secara lisan atau diabadikan di kulit binatang, batu, dan daun lontar. Setelah kertas ditemukan, karya-karya sastra diabadikan pada media tipis ini. Penemuan teknologi cetak membuka wilayah baru dokumentasi dan sosialisasi karya sastra secara revolusioner. Karya-karya sastra besar yang semula ditulis tangan dan memakan waktu bertahun-tahun untuk menyelesaikan satu eksemplar saja sekarang dapat diperbanyak hingga ratusan atau ribuan eksemplar. Ketika media komunikasi digital telah merambah kehidupan masyarakat postmodern dan sastra cetak mulai menampakkan tanda-tanda kejenuhan, sastra pun merembes dan berdenyut di jagat maya (virtual) itu. Dengan demikian, karya sastra dapat disebarluaskan dengan sangat cepat dan mudah.


Buku ini menyajikan beberapa tulisan mengenai berbagai fenomena sastra yang menarik. Penulis menghimpun berbagai informasi, pengetahuan, dan teori-teori sastra. Mengaitkan berbagai fakta dan fenomena sastra. Seolah menyadarkan pembaca akan pernak-pernik sastra yang tak terlepas dari kehidupan manusia. Menyadarkan pembaca akan kekayaan panorama sastra dan budaya di kehidupan sehari-hari karena pada dasarnya sastra berasal, berada, dan berkembang untuk kehidupan.





Judul: Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan & Pedoman Umum Pembentukan Istilah
Penyusun: Enggar Dhian P. & Mohammad Arif F. 
Tahun terbit: 2015
Penerbit: Tunas Puitika Publishing
Tebal: vi+136 halaman, 14,8 x 21 cm
Pracetak: Arif & Enggar
Desain cover: Arif
Harga: Rp 26.000,-
ISBN 978-602-1082-07-2


Penulisan buku ini bersumber pada Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan yang dikutip dari Peratuan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 46 Tahun 2009 tanggal 31 Juli 2009 dan Penyempurnaan Pedoman Umum Pembentukan Istilah Bahasa Indonesia yang dikutip dari Peratuan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 146/U/2004 tanggal 12 November 2004.


Penulisan buku ini dimaksudkan untuk memasyarakatkan penggunaan ejaan bahasa Indonesia dan istilah bahasa Indonesia guna meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia yang baik dan benar. Agar mudah dipahami oleh berbagai kalangan, jenjang usia, jenjang pendidikan, dan golongan, maka penulisan buku ini dirancang dan ditulis dengan bahasa yang mudah dan susunan yang sistematis. 


Selain berisi Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan dan Penyempurnaan Pedoman Umum Pembentukan Istilah Bahasa Indonesia, buku ini dilengkapi pula dengan imbuhan bahasa Indonesia, bentuk terikat asing, dan macam-macam majas (gaya bahasa).


Dengan demikian, buku ini dapat digunakan untuk pelajar, mahasiswa, kalangan profesional, dan umum. Semoga buku ini bermanfaat







Judul: Teori Pragmatik
Penulis: Drs. Bowo Hermaji, M.Pd.
Editor: - Dr. Burhan Eko Purwanto, M.Hum.
           - Sutji Muljani, M.Hum
Tahun terbit: 2015
Penerbit: Tunas Puitika Publishing
Tebal: vi+149 halaman, 14,8 x 21 cm 
Pracetak: Arif & Enggar 
Desain cover: Arif & Enggar
Harga: Rp 45.000,-
ISBN 978-602-1082-05-8


*****
Dalam keseharian kita pasti terlibat dengan penggunaan bahasa, khususnya di dalam interaksi sosial yang sering kali memiliki maksud tersembunyi. Maksud tersebut tidak bisa dipahami hanya dengan melihat unsur atau satuan bahasa. Tetapi, harus dikaitkan dengan konteks yang melingkupinya karena maksud tidak berada di dalam bahasa namun berada di luar bahasa. Ilmu yang mempelajari makna bahasa dalam kaitannya dengan konteks yang melingkupinya disebut Pragmatik.
Buku Teori Pragmatik ini dimaksudkan untuk memfasilitasi mahasiswa atau para pengguna bahasa agar mampu memahami makna atau maksud ujaran (tuturan) secara tepat. Pemahaman terhadap maksud ujaran (tuturan) memerlukan pengalaman penutur dan mitra tutur dalam memahami konteks. Fungsi konteks dalam pemahaman maksud ujaran (tuturan) adalah untuk membatasi penafsiran. Pemaknaan ujaran akan menjadi lebih jelas, apabila konteksnya jelas.
Berbagai teori dan konsep yang berkaitan dengan penggunaan bahasa yang dibahas dalam buku ini meliputi hakikat dan sejarah pragmatik, tindak tutur, prinsip-prinsip di dalam pragmatik, kesantunan berbahasa, implikatur percakapan, dan deiksis.
*****






Judul: Pembagian Harta Bersama Akibat Perceraian Berbasis Nilai Keadilan
Penulis: Dr. Radi Yusuf, S.H., M.H.; Prof. Dr. Gunarto, S.H., M.Hum.; Dr. Akhmad Khisni, S.H., M.Hum.
Tahun terbit: 2015
Penerbit: Tunas Puitika Publishing
Pracetak: Enggar Dh.
Layout: Enggar Dh. & M. Arif
Desain Cover: Enggar Dh. & M. Arif
Tebal buku: xiv+262 halaman, 14,8 x 21 cm
Harga: Rp 75.000,-
ISBN 978-602-1082-01-0


=========

Pada satu dimensi terdapat banyak putusan hakim yang menangani penyelesaian kasus pembagian harta bersama akibat perceraian dengan tetap memegang erat konsekuensi hukum yang ada di dalam Pasal 97 Kompilasi Hukum Islam. Padahal, banyak terjadi kasus pembagian harta bersama akibat perceraian yang diperiksa di pengadilan tidak dapat menghadirkan putusan yang berkeadilan karena perkembangan peradaban baru yang berbeda konteks dengan saat dirumuskannya Pasal 97 Kompilasi Hukum Islam tersebut. Hal ini dikarenakan pada masa sekarang bukan hanya suami yang mencari nafkah untuk istri dan anaknya. Istri turut pula mencari nafkah bahkan istrilah yang mencukupi kebutuhan rumah tangga sedangkan suami menganggur. Dalam beberapa kasus tersebut maka besar pembagian harta bersama yang diterima masing-masing pihak yang berdasarkan Pasal 97 Kompilasi Hukum Islam sudah tidak sesuai dengan prinsip keadilan. 

Pada dimensi lain hakim tidak mempunyai payung hukum lain dalam menyelesaikan kasus pembagian harta bersama akibat perceraian. Maka, hakim hanya berpatok pada Pasal 97 Kompilasi Hukum Islam. Hal inilah yang perlu dibenahi. Hakim sebaiknya mengutamakan asas keadilan untuk memutuskan perkara dan melakukan ijtihad. Hakim diharapkan tidak hanya membaca dan mematuhi kata-kata dalam undang-undang yang mengatur masalah pembagian harta bersama akibat perceraian namun juga mencermati masalah di balik kata-kata itu. 

========






Judul: Restorative Justice System di Tingkat Penyidikan Tindak Pidana Lalu Lintas
Penulis: - Dr. Dwi Wahyono, SH, CN.; Prof. Dr. Gunarto, SH, M.Hum.; Dr. Hj. Sri Endah Wahyuningsih, SH, M.Hum. 
Penerbit: Tunas Puitika Publishing
Tahun terbit: 2014
Pracetak: Enggar Dh. 
Layout: Enggar Dh. & M. Arif 
Desain Cover: Enggar Dh. & M. Arif 
xvi + 326 halaman, 14,8 x 21 cm 
Harga: Rp 85.000, - 
Harga distributor: Rp 80.750, - 
ISBN 978 -602-1082-00-3


****** 
Penulisan buku ini bertujuan menggali dan menganalisis nilai-nilai kearifan lokal / kearifan religious yang terkadung dalam sila kedua, keempat, dan kelima Pancasila serta melakukan rekonstruksi eksistensi konstruksi perdamaian yang dapat dijadikan payung hukum dalam implementasi Restorative justice di tingkat penyidikan tindak pidana lalu lintas. Menganalisis pula faktor-faktor yang mempengaruhi dan kendala-kendala yang dihadapi dalam konstruksi hukum terkait dengan perdamaian sebagai payung hukum dalam implementasi Restorative justice di tingkat penyidikan tindak pidana lalu lintas. Bicarakan pula tentang model perdamaian dalam melaksanakan Restorative justice di tingkat penyidikan tindak pidana lalu lintas berdasarkan hukum progresif.

Proses penyidikan tindak pidana lalu lintas berdasarkan hukum progresif, penyidik ​​tetap melakukan pemeriksaan terhadap pihak yang terkait dalam kecelakaan itu untuk memperjelas posisi kasusnya. Selanjutnya atas kesadaran dan kesepakatan bersama dua pihak meminta penyidik ​​agar kasus tersebut tidak dilanjutkan ke proses pengadilan dengan alasan sudah saling menerima bahwa kecelakaan lalu lintas adalah musibah yang bisa menimpa siapa pun dan di mana pun tanpa unsur kesengajaan. Biasanya mereka bermusyawarah sendiri dan jika diminta penyidik ​​membantu mediasi secara independen. Setelah sepakat dua pihak membuat kesepakatan bersama dan tidak saling menuntut secara hukum.

Faktor-faktor yang mempengaruhi konstruksi hukum terkait dengan perdamaian sebagai payung hukum dalam implementasi Restorative justice di tingkat penyidikan tindak pidana lalu lintas adalah bahwa faktor intern terdiri atas substansi perundang-undangan, instruksi pimpinan, penyidik ​​sebagai penegak hukum, dan situasi penyidikan. Faktor ekstern terdiri atas dukungan masyarakat. Sedangkan kendala-kendala yang dihadapi antara lain masih lemahnya penegakan hukum di Indonesia, oknum aparat, pengetahuan penyidik, dan partisipasi para pihak.

Perdamaian dalam melaksanakan Restorative justice di tingkat penyidikan tindak pidana lalu lintas berdasarkan hukum progresif tetap mengacu pada Pasal 235 dan Pasal 236 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan tanpa berbicara salah dan benar namun mengedepankan sisi manusiawi.




Judul          : Jangan Ngaku Keren Kalau Nggak Nulis!!!
Penulis        : Enggar Dhipra
Penerbit      : Tunas Puitika Publishing
Tebal          : viii+169 halaman, 12,7 x 17,8 cm
Tahun         : 2014 

Harga         : Rp 40.000,-
ISBN 978-602-14766-7-3




Pernah suatu ketika ada dosen ngomong dengan congkaknya, “Profesor kok nggak punya buku. Lihat saya, walaupun cuma S1 lulusan zaman Gestafu tapi saya punya lebih dari 25 buku.” Sekarang dosen itu sudah almarhum. S. Suharianto, dosen Universitas Negeri Semarang meninggalkan nama harum yang dikenang banyak orang mulai dari mahasiswa, pecinta sastra, hingga profesor. Ketika saya ikut kuliah di universitas lain, ada dosen yang bilang kalau S. Suharianto setara dengan profesor. Di beberapa buku referensi sastra yang ditulis oleh pemerhati dan akademis sastra yang lain, nama S. Suharianto sering disebut sebagai guru besar, profesor, dan ilmuan. Semua ini karena beliau gemar menulis dan menghasilkan banyak karya.

Ada lagi penulis beken di Indonesia yang dikenal banyak orang. Cerpen dan novel-novelnya banyak yang bertema percintaan. Makanya karyanya banyak digemari remaja dan orang dewasa. Nama Gola Gong pun semakin dikenal setelah Balada Si Roy difilmkan. Di masa mudanya Gola Gong pernah menjadi pemuda yang rendah diri karena tidak mempunyai tangan kanan alias cacat. Tapi, ayahnya pernah bilang kalau orang tidak akan memandangnya sebagai orang buntung kalau dia punya segudang prestasi. Sekarang semua menjadi kenyataan. Orang lebih mengenal Gola Gong sebagai penulis berbakat daripada penulis buntung.

Penulis novel 5 cm yang baru dirilis dan semakin populer karena diangkat ke layar lebar pun mengalami hal serupa. Donny Dhirgantoro yang emang dasarnya nggak mau “kerja ikut orang” pun akhirnya melepaskan pekerjaan formalnya dan menekuni dunia tulis  menulis. Semua berawal dari kisah persahabatan lima remaja yang ia tulis di 5 cm.

Kalau mau diperpanjang, masih banyak kisah sukses yang menarik diperbincangkan hanya gara-gara menulis. Ada Andrea Hirata yang naik daun gara-gara tetralogi Laskar Pelangi, Djenar dengan protes sosialnya, juga Pramodya Ananta Toer yang nggak pernah “sekolah” tapi bisa mendapat penghargaan tinggi gara-gara karya hasil tulisannya.

Kita bisa aja bilang, “mereka semua kan orang-orang gedhe yang punya nyali dan keberuntugan.” Emang! Tapi dulu mereka juga orang kecil. Dan keberuntungan nyaris mustahil diraih tanpa usaha. Jadi, kenapa kita yang bukan orang gedhe nggak nyoba kayak mereka? Semua bukan hanya soal kesuksesan dalam bentuk finansial lho... Tapi, citra diri, kehormatan, kebanggaan, dan ilmu dapat kita raih dengan menulis.

Jangan percaya kalau ada yang bilang, “orang yang bisa nulis ya karena mereka punya bakat”. Kalau benar begitu, jurusan sastra di berbagai kampus seluruh Indonesia mending tutup aja. Wong nggak semua mahasiswanya berbakat kok. Statement ini jelas salah. Bakat urusan belakang. Yang penting minat dan niat. Kalau udah ada niat, maka menulislah. Menulis... menulis... dan jangan berhenti.


Selamat berkarya

Penulis






Genre        : Buku Pelajaran
Judul          : Matematika Pendamping Ujian Nasional untuk SMP / MTs
Penulis      : Rico Prasetyo K, S.Pd.
Penerbit    : Tunas Puitika Publishing
Tebal         : 171 hlm, 14,8 x 21 cm
Tahun        : 2013 

Harga        : Rp 45.000,-
ISBN 978-602-14005-9-3

Membahas dan mengkaji rumus matematika SMP/MTs dengan gamblang dan lengkap. Penerapan rumus diperjelas dengan contoh soal.

Genre               : Kumpulan Kisah Inspiratif
Judul                 : Syair Rindu Diary Biru
Penulis              : Wiwik Jannata
Penerbit            : Tunas Puitika Publishing
Tahun terbit       : 2013

Tebal                 : x+131 halaman, 14 x 21 cm
Harga                : Rp 36.000,-
ISBN  978-602-14005-0-0



“Dari sebuah catatan harian penulis. Yang telah berlalu, mengenai riuhnya hujan atau teriknya mentari dan di antara keduanya penulis harapkan indahnya pelangi. Ya... Pelangi kehidupan yang kali ini penulis bisa bagi dengan pembaca dan untuk siapa pun yang ingin menjadikan setiap jeda episode waktunya sebagai inspirasi.”

Dalam
Bentangan waktu yang tak tentu
Merenda asa yang terjal nan berliku
Mengolah dan memilah hikmah yang berserak
Jalani hari-hari dalam lapang maupun sesak
Sadar
tak sendiri
Waktu tak kan kembali
Bersama mereka
Bersama harapan
Abadikan kisah kasih ukhuwah syahdu
Dalam buku "Syair Rindu Diary Biru"