TUNAS PUITIKA MEDIA TUNAS MUDA MENUJU KREATIF

Judul : Kumpulan Cerpen Es Krim
Penulis : M. Rifan Fajrin & Kharis Th.
Penerbit : Tunas Puitika Publishing
Tahun terbit : 2014
Penata letak : Aliyudin MT.
Desain cover : Arif & Enggar Dh.
vi+124 halaman, 14,8 x 21 cm
Harga : Rp 32.500.-
Harga distributor : Rp 30.875,-
ISBN 978-602-70787-5-8

Setelah memuji Allah SWT, ingin saya katakan bahwa saat ini saya dan istri saya tercinta, Iin, sedang bahagia karena kami sedang menanti kelahiran buah hati kami yang pertama. Saya rasa, sementara istri saya sedang mengandung seorang anak manusia yang sebentar lagi akan lahir, maka saya pun sedang mengandung “anak imajinasi” yang tak tahan pula ingin segera dilahirkan. Melalui buku kumpulan cerpen ini saya ingin membagi kebahagiaan ini pada para pembaca sekalian.
~M. Rifan Fajrin

Menyambut kelahiran anak itu, turut kupersembahkan pula “pesta sambutan”. Sambutan kecil ini kuwujudkan dalam beberapa cerpen yang kuharapkan dapat melengkapi kebahagiaan kelahiran ini. Semoga pembaca dapat turut memeriahkan kebahagiaan ini setelah membaca karya-karya dalam buku kumpulan cerpen yang ada di tangan pembaca saat ini.
~Kharis Th.

Judul : Anugerah Kehidupan
Penulis : Urip Widhi Raharjo, dkk.
Penerbit : Tunas Puitika Publishing
Tahun terbit : 2014
Penyunting: Dwi Prasetyo, M.Pd.
Pracetak: Arif, & Enggar.
Desain Cover: Arif & Enggar.
Viii+90 halaman, 14,8 x 21 cm
Harga : Rp 38.000,-
Harga Kontributor: Rp 36.100,-
ISBN 978-602-70787-3-4

***
Aku dan Mentari menjadi anak asuh Ibu Hayati dan Bapak Soebroto yang telah menolong ibuku. Aku merasa sedih sekaligus bahagia jika mengingat bahwa selama ini ternyata ibuku berusaha mencari uang demi membeli mukena baru untukku dan Mentari. Mukena terakhir yang ibu berikan kepadaku akan kujaga selamanya. Aku tidak akan lupa salat dan mendoakan ibu serta ayah yang kini berada di surga. Seorang ibu sangat menyayangi anaknya dan rela melakukan apa saja demi kebahagiaan anaknya. Seorang anak tidak akan sukses tanpa doa orang tua. Ibu adalah orang yang melahirkan kita. Maka, kita harus selalu menghormati dan menjaganya. Ibu adalah anugerah Tuhan bagi hidupku dan Mentari.
***
Tuhan memberi kita anugerah, baik berupa kesehatan, rezeki, atau pun orang yang mencintai kita dengan ketulus hati. Namun, kadang kita tidak menyadarinya bahkan menyia-siakan anugerah kehidupan yang Tuhan berikan pada kita.
Antologi ini berisi cerpen dan puisi yang menceritakan betapa agungnya anugerah kehidupan dari Tuhan untuk manusia dalam berbagai kisah. Selamat membaca.

Judul : Corak Mega kehidupan

Penulis : Dwi Mulyo Aji, dkk.
Penerbit : Tunas Puitika Publishing
Tahun terbit : 2014
Penyunting: Dwi Prasetyo, M.Pd.
Pracetak: Arif, & Enggar.
Desain Cover: Arif & Enggar.
Vi+90 halaman, 14,8 x 21 cm
Harga : Rp 38.000,-
Harga Kontributor: Rp 36.100,-
ISBN 978-602-70787-4-1

***
Hari demi hari Pak Pardi menjalani kehidupannya. Upah hasil bekerjanya ia sisihkan untuk menyewa tanah agar di kemudian hari ia dapat menanam sayuran milik sendiri. Walaupun ia menanam di ladang sewaan, namun hasil tanamannya dapat ia jual sendiri sehingga akan menghasilkan uang yang lebih banyak. Namun, manusia memang hanya berhak berencana. 
Di saat rencananya hampir tercapai, ada saja kendala yang menghalanginya.
Suatu ketika ada seorang juragan yang menyewa jasa Pak Pardi. Juragan itu merasa tidak puas karena pada musim ini tanamannya tidak memperoleh hasil panen yang baik, entah karena faktor pemberian obat-obatan atau faktor cuaca yang buruk. Pak Pardi tidak lagi dipercaya oleh juragan itu sehingga Pak Pardi kehilangan pekerjaannya.
***

Jalan hidup tak dapat diterka. Kadang kehidupan mengalir tenang bagai air sungai nan damai. Kadang pula ia bagai air bah yang meluluhlantakkan apa pun. Manusia boleh mempunyai rencana-rencana, mimpi-mimpi. Namun, Tuhan punya kehendak sendiri. 
Siapa pun tak dapat menebak. Itulah kehidupan dengan segala warnanya. 
Kehidupan bagai langit yang tak indah tanpa corak mega.
Di dalam antologi ini akan kita temui berbagai corak kisah hidup masyarakat yang 
para penulis ramu dalam bentuk cerpen dan puisi. 
Selamat membaca.



Judul : Titik Kehidupan

Penulis : Trisnoto, dkk.
Penerbit : Tunas Puitika Publishing
Tahun terbit : 2014
Penyunting: Dwi Prasetyo, M.Pd.
Pracetak: Arif, & Enggar.
Desain Cover: Arif & Enggar.
Vi+100 halaman, 14,8 x 21 cm
Harga : Rp 38.000,-
Harga Kontributor: Rp 36.100,-
ISBN 978-602-70787-2-7

***
Andai warga tahu bahwa semakin banyak calon kepala desa mengeluarkan uang dalam pemungutan suara ini maka semakin tinggi pula keinginannya untuk mengambil uang rakyat. Namun tidak, mereka hanya tahu bahwa orang yang mengeluarkan uang banyak saat pencalonan adalah orang yang dermawan. 
Dilihat sekilas, tentu tak sedikit uang yang telah dihabiskan oleh Pak Haryanto. Tak cukup dengan uang ‘amplop’ saja, Pak Haryanto juga menyediakan motor kopling keluaran terbaru, kulkas, TV led, dan masih banyak lagi benda-benda elektronik yang lain. Itu semua ia sediakan sebagai doorprise bagi warga jika dia menang. 
Ah... entah jadi apa desa ini jika dia benar-benar menjadi lurah.
***

Inilah kehidupan. Berbagai hal dari segala segi membawa manusia untuk berada dalam satu titik kehidupan. Para penulis dalam antologi cerpen dan puisi ini berusaha mengupas kehidupan dari berbagai sisi. Melihat hubungan antara manusia yang satu dengan yang lain dalam kehidupan yang unik. Semua dirangkai dalam cerpen dan puisi dengan 
penuturan yang menarik.
Selamat membaca.