TUNAS PUITIKA MEDIA TUNAS MUDA MENUJU KREATIF

Rico Presetyo Kurniawan, S.Pd. Lahir di kota Semarang, 21 Agustus 1987. Penulis adalah anak pertama dari pasangan Pratikto Mulyono dan Sri Ratnawati. Lulus dari Fakultas MIPA jurusan Matematika, Universitas Negeri Semarang (Unnes) pada tahun 2010. Aktif memimpin sebuah lembaga pendidikan matematika di kota Semarang selepas kuliah. Hobi belajar dan menularkan ilmunya kepada banyak orang. Saat ini mengajar di salah satu sekolah Islam terbaik di Semarang dan aktif menulis buku pelajaran matematika. Penulis masih tercatat sebagai mahasiswa Pascasarjana Universitas Negeri Semarang (PPs Unnes).


Untuk mengenal penulis lebih jauh dapat dilihat di akun FB penulis Rico



Vivi R Kurnia Dewi lahir di Cilacap, 28 Maret 1989. Bungsu dari tiga bersaudara. Wanita ini memang bercita-cita menjadi wanita karir dan juga penulis. 

Baginya menulis merupakan bakat yang sangat terpendam dan sulit tersalurkan. Tapi sekarang, akhirnya bisa menemukan bakat yang seharusnya di eksplorasi. Sangat hobi menyanyi tapi juga bisa menggambar. Biasanya ia lakukan untuk menyenangkan keponakan-keponakan kesayangannya.

Wanita pendiam berbintang Aries ini suka berpetualang mendatangi kota-kota yang memiliki keunikan dan keindahan.
Untuk mengenal Vivi lebih dekat lewat akun Fb-nya Vivi Kurnia Prasetyo 





Judul              : Kumpulan Cerita Pendek Malam Spesial
Penulis          : Enggang
Penerbit        : Tunas Puitika Publishing

Tebal             : viii+102 halaman, 12,7 x 17,8 cm
Tahun terbit   : 2014
Harga            : Rp 35.000,-
ISBN 978-602-14766-5-9




Tiba-tiba kamar ini penuh dengan segala hal yang spesial. Lampu kamar dengan penerangannya yang spesial sehingga sangat pas untuk menyambut malam yang spesial. Meja rias yang spesial sedari tadi setia menunggu kehadiranku di sudut ruangan. Cermin yang spesial, lipstik yang spesial, bedak spesial, eyeliner spesial, dan parfum spesial. Semuanya tahu tentang segalanya yang harus dipersiapkan untuk menyambut malam yang spesial.


Aku sudah siap untuk malam yang spesial. Aku merasa sudah sempurna menjadi wanita yang spesial. Dia telah menunggu di dalam mobil Ford warna hitam yang baru dicuci tadi sore. Dia pun sosok yang sungguh spesial bagiku. Rambutnya tersisir sangat rapi. Mengenakan kemeja putih berdasi, jas, dan bawahan hitam serta pantofel yang sepertinya baru saja selesai disemir. Tampaknya dia juga bersungguh-sungguh mempersiapkan diri dengan sangat spesial.



Judul                    : Antologi Puisi Obrolan Sehabis Maghrib
Penulis             : Enggar Dhipra
Penerbit           : Tunas Puitika Publishing
Tebal                : viii+99 halaman, 12,7 x 17,8 cm
Tahun terbit      : 2014
Harga               : Rp 33.000,-
ISBN 978-602-14766-6-6



Aku rindu,
Melihat jemarimu bermain-main
Dengan asap jelaga lampu minyak
Menunggui bapak terlelapkan
Ayunan angin
Selagi menanti bubur candil racikan ibu

Untuk kita,
Janganlah beranjak dulu
Sehabis maghrib