TUNAS PUITIKA MEDIA TUNAS MUDA MENUJU KREATIF



Judul : Antologi Puisi Puan; Romansa Wanita di Relung Tandus
Penulis : Putra Adi Setyawan, dkk.
Penerbit : Tunas Puitika Publishing
Tahun terbit : 2014 
Editor: Ayya R. & Enggar Dh.
Layout: Feri Feraida & M. Arif
Desain cover : M. Arif
Penanggung jawab: Putra Adi Setyawan.
viii+125 halaman, 14,8 x 21 cm
Harga : Rp 40.000,-
Harga distributor: Rp 38.000,-
ISBN 978-602-70787-9-6


***
Puan kini rindukan kekasihnya.
Terlelap dalam dekap malam dalam romansa wanita di relung tandus.
Antologi puisi ini kami persembahkan untuk wanita atas dedikasi, pesona, citra, dan kesetiaan pada kodratnya sebagai tulang rusuk sang Adam. Tak dapat dipungkiri makhluk Tuhan yang satu ini memang layak menjadi sumber inspirasi lahirnya karya sastra, termasuk puisi. Lengkap dengan segala kehidupannya.
Insan Kartini kini bagai sebatang pohon di lahan tandus, berselimutkan awan gelap yang menghalangi sinar matahari sebagai kehidupannya. Ia rindu akan sinar matahari. Ia rindu akan pohon lain di sisinya. Ia rindu akan perhatian sang tirta. Ia hanya mampu menikmati romansanya di relung tandus.
***




Judul : Antologi Puisi Cerita Klasik tentang Hujan
Penulis : Banyujero
Penerbit : Tunas Puitika Publishing
Tahun terbit : 2014 
Pracetak : Enggar
Desain cover : Arif & Enggar
x+137 halaman, 12,7 x 17,7 cm
Harga : Rp 37.000,-
ISBN 978-602-70787-8-9

***
Pintu-pintu terbuka pada penghujung bulan. Sayap-sayap burung penghantar doa, terbang menembus samudera pasir dan bertengger di atas cahaya. Rinai celotehnya menyambut cakrawala dan membuang sisa-sisa. Batu-batu terserak, udara-udara penat, sepasang bibir kaku, legam jari-jari, gelombang-gelombang yang menghantam, pemimpin negeri yang mati. Masa akan segera berganti.
***





Judul : Cicak
Penulis : Anindya Putri Pradiptha, dkk.
Penerbit : Tunas Puitika Publishing
Tahun terbit : 2014
Pracetak: Arif & Enggar.
Desain Cover: Arif & Enggar.
Vi+82 halaman, 14,8 x 21 cm.
Harga : Rp 30.000,-
Harga distributor : Rp 28.500,-
Harga kontributor : Rp 25.500,-
ISBN 978-602-70787-7-2

Kumpulan cerpen Cicak adalah kumpulan sepuluh cerpen dari tujuh penulis. Keseluruhan cerpen yang termuat dalam buku ini bertema sosial. Masing-masing penulis membidik keadaan sosial dari berbagai sudut pandang yang berbeda. Mereka mencoba melihat fenomena tata pergaulan manusia dari berbagai aspek lengkap dengan tradisi, asumsi, dan pola pikir yang tumbuh serta berkembang dalam masyarakat.
Masing-masing penulis memiliki gaya penceritaan yang khas, sudut pandang yang berbeda, dan muatan makna yang tak sama. Sepuluh cerpen yang termuat dalam kumpulan cerpen ini dihimpun melalui event penulisan cerpen Tunas Puitika Publishing yang terbuka bagi siapa saja yang berminat.
Penyelenggaraan event tersebut diadakan tak lain untuk mengajak pada penulis muda menuangkan gagasannya melalui cerpen, mengungkapkan pemikirannya dengan rangkaian kata yang memukau. Nah... selamat membaca.



     Muqtafaiz. Lahir di Boyolali, 20 April 1996. Berdomisili di Winong Sari, Karang Jati, Wonosegoro, Boyolali. Menempuh pendidikan dasar di MI Kedung Ringin 01, Lestri, Kedung Ringin, Suruh, Semarang hingga kelas empat. Kemudian melanjutkan pendidikan di Pesantren Raudlatut Tholibin, Jetis, Gentan, Susukan, Semarang serta menamatkan pendidikan dasarnya di MI Tamrinul Ulum Jetis pada tahun 2008. Sekarang ia mengabdi di pesantren setelah merampungkan pendidikan di PPS (Pondok Pesantren Salafiyyah) Raudlatut Tholibin pada tahun 2014.
      Penulis menyukai hobi tulis-menulis sejak kelas 2 Wustho (setara 2 SMP). Ia mulai berkecimpung dengan sastra terutama puisi setelah mengikuti lomba cipta puisi antar pesantren sekabupaten Semarang pada tahun 2013 dan meraih juara ke-2. Sejak saat itulah penulis menyempatkan waktu untuk menulis puisi yang dihimpun dalam antologi puisi namun belum dipublikasikan. Buku di tangan Anda ini adalah buku pertama yang penulis terbitkan. Jika Sang Mahakuasa menghendaki tentu saja akan lahir karya-karya selanjutnya yang masih penulis simpan.
         Bagi pembaca yang ingin berbagi pengalaman dengan penulis silakan add akun FB Muqtafaiz. Selamat membaca!