TUNAS PUITIKA MEDIA TUNAS MUDA MENUJU KREATIF




Bowo Hermaji lahir di Pekalongan, 29 Desember 1966. Dosen tetap di Program Studi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah (PBSID) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pancasakti Tegal. Memperoleh gelar Sarjana (S1) di Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Diponegoro Semarang tahun 1991. Memperoleh gelar Magister Pendidikan (M.Pd.) di Universitas Negeri Semarang tahun 2003 dengan beasiswa dari Dikti dengan tesis “Ironi dalam Wacana Pojok”.
Selain sebagai dosen, juga berperan sebagai asesor dalam sertifikasi guru di Universitas Negeri Semarang. Aktif dalam penulisan dan penelitian ilmiah. Beberapa karyanya telah dipresentasikan di berbagai seminar dan dimuat di berbagai jurnal ilmiah antara lain “Kedudukan Bahasa Jawa dan Arab dalam Ejaan Bahasa Indonesia”, “Perilaku Sintaktis Kata ‘Jarang’ dan ‘Kadang-kadang’”, “Kode Masyarakat Diglosik Etnis Jawa-Sunda”, “Peran Bahasa Indonesia dalam Mengatasi Disintegrasi Bangsa”, serta “Bahasa dalam Masyarakat Multikultural”.






Judul: Teori Pragmatik
Penulis: Drs. Bowo Hermaji, M.Pd.
Editor: - Dr. Burhan Eko Purwanto, M.Hum.
           - Sutji Muljani, M.Hum
Tahun terbit: 2015
Penerbit: Tunas Puitika Publishing
Tebal: vi+149 halaman, 14,8 x 21 cm 
Pracetak: Arif & Enggar 
Desain cover: Arif & Enggar
Harga: Rp 45.000,-
ISBN 978-602-1082-05-8


*****
Dalam keseharian kita pasti terlibat dengan penggunaan bahasa, khususnya di dalam interaksi sosial yang sering kali memiliki maksud tersembunyi. Maksud tersebut tidak bisa dipahami hanya dengan melihat unsur atau satuan bahasa. Tetapi, harus dikaitkan dengan konteks yang melingkupinya karena maksud tidak berada di dalam bahasa namun berada di luar bahasa. Ilmu yang mempelajari makna bahasa dalam kaitannya dengan konteks yang melingkupinya disebut Pragmatik.
Buku Teori Pragmatik ini dimaksudkan untuk memfasilitasi mahasiswa atau para pengguna bahasa agar mampu memahami makna atau maksud ujaran (tuturan) secara tepat. Pemahaman terhadap maksud ujaran (tuturan) memerlukan pengalaman penutur dan mitra tutur dalam memahami konteks. Fungsi konteks dalam pemahaman maksud ujaran (tuturan) adalah untuk membatasi penafsiran. Pemaknaan ujaran akan menjadi lebih jelas, apabila konteksnya jelas.
Berbagai teori dan konsep yang berkaitan dengan penggunaan bahasa yang dibahas dalam buku ini meliputi hakikat dan sejarah pragmatik, tindak tutur, prinsip-prinsip di dalam pragmatik, kesantunan berbahasa, implikatur percakapan, dan deiksis.
*****






     Ayomi Fatwa lahir di Kendal 7 Oktober 1994. Ia terlahir dari keluarga sederhana dari pasangan trimo Astanto dan Tursilah. ayomi menghabiskan masa kecilnya hingga remaja di sebuah desa nan asri jauh dari hiruk pikuk suasana kota. Pendidikanya dimulai dari Taman Kanak-Kanak 03 Curug Sewu, lalu beranjak ke SDN 01 Curug Sewu selama 6 tahun, ia melanjutkan sekolah menengahnya di SMPN 01 Sukorejo, dan menikmati masa SMA-nya di SMAN 01 Sukorejo.

      Berkat kegigihanya setelah lulus dari SMA ia diterima di Universitas Negeri Semarang dengan jalur beasiswa. Kini ia menempuh pendidikanya di Fakultas Ilmu Pendidikan Jurusan Pendidikan Sekolah Dasar. Di kampusnya ia adalah seorang yang aktif berorganisasi di bidang kemanusian. Ia tercatat sebagai funsionaris KSR PMI SUB UNIT PGSD FIP UNNES sebagai Bendahara divisi Konstruksi dan Pengembangan Tahun 2013 dan Kepala divisi Konstruksi dan Pengembangan Tahun 2014.
      Bee s Diary  ini adalah buku pertamanya.